Hari Nasional Tiongkok pada tahun 2024: libur dimulai pada tanggal 1 Oktober dan berlangsung hingga 7 Oktober.
Kapan Hari Nasional Tiongkok?
Republik Rakyat Tiongkok (RRT) memperingati hari jadinya pada tanggal 1 Oktober. Hari Nasional Tiongkok telah dirayakan dalam berbagai cara selama sejarah RRT.
Di Tiongkok, liburan ini secara resmi berlangsung tiga hari, tetapi biasanya diperpanjang dengan liburan jembatan yang dikompensasi dengan bekerja di akhir pekan, tergantung pada bagaimana hari libur tersebut jatuh di minggu itu. Hal ini menciptakan apa yang disebut 'Golden Week' liburan. Ini menjadikannya periode liburan terbesar kedua di Tiongkok. Pendekatan ini diperkenalkan pada tahun 2000 untuk membantu meningkatkan pariwisata domestik dan memungkinkan keluarga untuk melakukan perjalanan jauh untuk mengunjungi kerabat, meskipun tidak seperti kebanyakan hari libur Tiongkok, Hari Nasional tidak datang dengan kewajiban untuk mengunjungi keluarga Anda. Pada tahun 2019, sekitar 782 juta orang melakukan perjalanan selama liburan Hari Nasional, dengan 30,5% melakukannya dengan mobil, menurut Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
Sejarah Hari Nasional Tiongkok
Pada tanggal 1 Oktober 1949, Ketua Mao Zedong memproklamasikan berdirinya Republik Rakyat Tiongkok dari atas Gerbang Perdamaian Surgawi (Gerbang Tian'anmen) di Beijing.
Ini menandai akhir dari perang saudara yang pahit antara pemerintah Tiongkok dan Partai Komunis Tiongkok di bawah kepemimpinan Mao. Pada bulan Desember 1949, Pemerintah Tiongkok mengesahkan Resolusi tentang Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok, yang menyatakan bahwa tanggal 1 Oktober adalah Hari Nasional Tiongkok.
Dari tahun 1950 - 1959, rapat umum besar dan parade militer besar-besaran diadakan untuk memperingati Hari Nasional.
Pada tahun 1960, Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan Dewan Negara memutuskan untuk menyederhanakan perayaan, sesuai dengan prinsip membangun negara melalui kerja keras dan hemat.
Dari tahun 1960 hingga 1970, rapat umum massa masih diadakan di Lapangan Tian'anmen, meskipun parade militer dibatalkan.
Dari tahun 1971 hingga 1983, mengunjungi taman dan gala lainnya menggantikan rapat umum massa dan parade militer.
Perayaan besar jarang diadakan sejak saat itu, kecuali untuk unjuk rasa massal dan parade militer pada tahun 1984 dan 1999 untuk memperingati ulang tahun ke-35 dan ke-50 berdirinya RRT.
Kebanyakan orang percaya bahwa hari nasional negara sangat penting secara budaya, bertindak sebagai simbol negara merdeka dan mencerminkan sistem pemerintahan suatu negara.